
Lidah api atau obor yang ada pada tugu monas tersebut menyiratkan tentang simbol perjuangan dari warga yang ingin mencapai kemerdekaan. Nyala obor tersebut merupakan perunggu yang beratnya 14,5 ton dengan dilapisi emas 38 kg.
Ternyata lidah api tersebeut bukan merupakan lidah api biasa, namun merupakan sosok perempuan yang sedang duduk bersimpuh yang menghadap langsung ke Istana Negara. Perempuan tersebut mengenakan sanggul kecil dan membiarkan rambut panjangnya tergerai. Sosok perempuan itu dibuat dengan sebaik mungkin oleh Bung Karno agar orang yang melihatnya tidak mengetahuinya secara langsung.
Patung ini memang akan langsung dikenali bila dilihat dari Istana Presiden dan sulit untuk dikenali bila dilihat dari sisi lain. Alasan terciptanya patung ini masih merupakan suatu misteri. Ada yang menyebutkan untuk menyemangati, ada juga yang menyebutkan bahwa sebagai tanda bahwa segala tingkah laku presiden sedang diawasi oleh ibu pertiwi saat mengemban tugasnya.
Sumber Indocropcircles